AKSI KECENDIKIAWANAN BIDANG LINGKUNGAN : KEGIATAN PENANAMAN POHON BUNGONG JEUMPA OLEH MAHASISWA DAN DOSEN PRODI FISIKA, UNIVERSITAS SAMUDRA

Bungong Jeumpa merupakan bunga yang menjadi icon masyarakat Aceh. Bunga ini sebenarnya lebih dikenal dengan sebutan Bunga Kantil. Dahulu Bungong Jeumpa tumbuh liar di Bumi Serambi Mekkah, Bungong Jeumpa ini memang tumbuhan endemik yang tumbuh subur dengan sendirinya tanpa ditanam terlebih dahulu. Pohon-pohonnya yang tinggi dan besar mampu menyangga dahan dan ranting dengan bunga yang cukup banyak sehingga mengeluarkan keharuman yang khas di Aceh.

Namun, saat ini pertumbuhan Bungong Jeumpa semakin langka, serta sulit ditemukan. Banyak generasi muda bertanya, “yang mana Bunga Jeumpa itu?”; “seperti apa Bunga Jeumpa itu?”

Faktanya, Bungong Jeumpa lebih dari sekedar bunga yang indah karena keberadaannya telah mempengaruhi banyak hal dalam kebudayaan Aceh, mulai dari upacara tradisi hingga  ukiran pada bangunan, jeumpa turut memberi nilai estetika. Pada Hari Sabtu 10 Februari 2018, Himpunan Mahasiswa Fisika Universitas Samudra melakukan Kegiatan Kecendikiawanan dalam bidang Lingkungan. Kegiatan tersebut adalah Penanaman bersama Pohon Jeumpa dilingkungan Universitas Samudra, hal ini dilakukan untuk melestarikan keberadaan Bungong Jeumpa. Dalam kegiatan tersebut seluruh mahasiswa dan dosen Prodi Fisika ikut berpastisipasi.

Selain syair lagu yang menjadi warisan budaya, pelestarian Bungong Jeumpa juga menjadi prioritas bagi generasi muda di Aceh. Secara filosofis Bungong menjelma dalam kehidupan untuk mengharumkan akhlak ureung Aceh agar menjadi figur manusia yang pantas dikenang (RW).(Sumber; kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpnbaceh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *